FKG ULM dan Universiti Kebangsaan Malaysia Gelar 2nd International Hybrid Conference 2025
Banjarmasin, 24 Februari 2025 – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat (FKG ULM) bekerja sama dengan Fakulti Pergigian Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) mengadakan 2nd International Hybrid Conference (IHC) 2025 di Tree Park Hotel, Banjarmasin, pada Senin (24/2). Acara ini menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa dan profesional kedokteran gigi dalam meningkatkan kapasitas dan memperluas jaringan kerja sama internasional.
Koordinator Program Studi S1 Ilmu Kedokteran Gigi FKG ULM, drg. Isnur Hatta, S.KG., MAP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa IHC 2025 merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan di bidang kedokteran gigi.
Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa dan profesional kedokteran gigi. Selain itu, konferensi ini juga bertujuan untuk menjalin kerja sama dengan berbagai rumah sakit mitra, seperti RSGM Gusti Hasan Aman, RSUD Ulin, RSUD Sultan Suriansyah, RSUD Ansari Saleh, dan RS Bhayangkara, serta dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI),” ungkapnya.
Konferensi ini melibatkan lima pembicara dari Indonesia, Malaysia, dan Korea Selatan. Format hybrid memungkinkan peserta untuk mengikuti acara baik secara luring maupun daring, sehingga memperluas jangkauan dan dampaknya.
Sebagai ajang akademik internasional, IHC 2025 memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
- Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang kedokteran gigi.
- Memperkuat kerja sama internasional dalam pendidikan kedokteran gigi.
- Menjalin kolaborasi dengan rumah sakit dan organisasi profesi guna meningkatkan mutu layanan dan pendidikan kedokteran gigi.
Selain mahasiswa dan akademisi dari FKG ULM dan UKM, acara ini juga dihadiri oleh berbagai undangan, termasuk para pimpinan rumah sakit, perwakilan PDGI Kalimantan Selatan, serta alumni FKG ULM. Pembicara dari UKM, Associate Professor Dr. Shahida Binti Mohd Said dan Dr. Tew In Meei, turut berkontribusi dalam sesi diskusi ilmiah.
IHC 2025 diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Lambung Mangkurat serta mendukung upaya menuju World Class University. Dengan terselenggaranya konferensi ini, diharapkan lahir inovasi dan kolaborasi lebih lanjut yang dapat memperkaya wawasan serta meningkatkan standar pendidikan kedokteran gigi di Indonesia dan internasional.




Previous post
Akademisi ULM Soroti Warisan dan Tantangan Kepemimpinan Kota Banjarmasin
Next post
