Dari Soft Skills ke Komitmen Sosial: VDMI Bangun Potensi Mahasiswa di Kampus ULM
Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menerima kunjungan Van Deventer-Maas Indonesia (VDMI) dalam rangka melaksanakan pertemuan wilayah bagi para penerima beasiswa Van Deventer-Maas, Selasa (30/9/2025) di Ruangan SAC 3 General Building ULM.
Kegiatan ini diikuti oleh 42 mahasiswa penerima beasiswa, terdiri atas 20 mahasiswa dari Universitas Palangkaraya (UPR) dan 22 mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas penerima beasiswa, baik dalam pengelolaan diri, pengembangan akademik, maupun kontribusi sosial di masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Parche Manoto, Kepala Kantor Van Deventer-Maas Indonesia (VDMI) menyampaikan bahwa program beasiswa bukan hanya sekadar dukungan finansial, melainkan juga wadah pembinaan karakter dan pengembangan soft skills.
Oleh karena itu, kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini merupakan wujud komitmen mereka dalam menguatkan mindset dalam menjalani kehidupan di masa yang akan datang. Hal ini diberikan agar para mahasiswa mampu memaksimalkan potensi, menjaga komitmen belajar, dan menumbuhkan semangat berbagi manfaat.
Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan ULM, Nieke Rezeki Febriantie, S.E, M.M menyambut baik dan mengapresiasi atas kepercayaan Van Deventer-Maas dalam mendukung mahasiswa ULM. Menurutnya, ini akan menjadi bekal dalam mewujudkan Sumber daya manusia yang hndal dan kompeten.
“Program ini sebagai investasi jangka panjang dalam membangun SDM,” ucapnya.
Kegiatan di hari pertama diisi oleh pembicara Hari Setyowibowo, M.Psi., Ph.D dengan materi “UnderPressure” dilanjutkan dengan materi “Thinking, Feeling, Acting” serta “Pencapaianmu” untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa bahwa keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan berpikir (thinking), tetapi juga keseimbangan dalam mengelola perasaan (feeling) dan bagaimana mereka bertindak nyata (acting), serta bagaimana mahasiswa mengenali, menghargai, serta merancang target pencapaian pribadi maupun akademik.
Di hari kedua, kegiatan diisi oleh pembicara Anggoro Mukti, S.Psi., M.Psi dengan materi “Know Yourself – Choose Yourself – Give Yourself”, dilanjutkan dengan materi “Ketika pintar saja ngga cukup” – self awareness, social awarness. Melalui sesi ini, mahasiswa diajak untuk lebih mengenal potensi diri, belajar menentukan pilihan hidup dengan bijak, serta menumbuhkan kepedulian dalam memberi manfaat kepada orang lain.
Selain itu, dalam sesi tersebut mahasiswa juga diajak memahami bahwa kecerdasan intelektual perlu diimbangi dengan kecerdasan emosional serta kepedulian terhadap orang lain, sehingga mereka siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Di hari terakhir, mahasiswa diberikan bekal softskill komunikasi oleh Dr. Yesi Puspita, S.Sos, M.Si. Materi diberikan mulai dari dasar komunikasi, konsep diri, dan bagaimana cara membangun hubungan melalui komunikasi.





