FGD Akreditasi & ISO: ULM Perkuat Mutu, Efisiensi, dan Daya Saing
Banjarbaru – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu penelitian dan pelayanan laboratorium. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Akreditasi Laboratorium dan Management ISO yang digelar pada Selasa–Rabu, 23–24 September 2025, di Laboratorium Terpadu Banjarbaru.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Badan Standardisasi Nasional (BSN), yaitu Drs. Kukuh S. Achmad, Apt., M.Sc., Analis Standarisasi Ahli Utama, dan Ahmad Hidayat, M.Si., Analis Standarisasi Ahli Muda. Diskusi difokuskan pada strategi penguatan akreditasi dan penerapan standar ISO untuk mendukung Revenue Generating Activity Laboratorium Terpadu ULM.
Rektor Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., menegaskan bahwa akreditasi laboratorium merupakan langkah penting bagi universitas dalam menjamin mutu dan memperluas pelayanan.
“Setelah Laboratorium Terpadu ULM mendapatkan afiliasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), tugas kita adalah melakukan pemeliharaan, perluasan, sekaligus peningkatan jumlah laboratorium terakreditasi. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, civitas akademika, dunia usaha, dan pemerintah daerah,” jelasnya.
Untuk mendukung ekosistem penelitian, ULM memberikan diskon 50% bagi peneliti dan mahasiswa yang memanfaatkan layanan laboratorium terakreditasi. Kebijakan ini sekaligus memperkuat efisiensi pemanfaatan anggaran, karena sebelumnya pengujian sampel dari Kalimantan Selatan harus dikirim ke luar daerah. Kini, Laboratorium Terpadu ULM hadir sebagai solusi penghematan biaya sekaligus peningkatan mutu layanan uji.
Rektor menambahkan, keberadaan laboratorium terakreditasi menegaskan bahwa ULM mampu bersaing dengan perguruan tinggi negeri lainnya di Indonesia. Beberapa universitas, termasuk Universitas Hasanuddin Makassar dan Universitas Palangka Raya, telah mengirimkan sampel untuk diuji di ULM. Hal ini menunjukkan kepercayaan eksternal terhadap kapasitas Laboratorium Terpadu ULM.
“Harapan kami, seluruh laboratorium di ULM dapat diproses menuju akreditasi, dengan Laboratorium Terpadu sebagai holding induk. Dengan begitu, layanan penelitian menjadi terintegrasi, efisien, dan berstandar tinggi. Tugas berikutnya adalah memperluas promosi agar ULM menjadi laboratorium rujukan nasional,” pungkas Rektor.
Dengan langkah strategis ini, ULM memperkuat perannya tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai institusi yang mendukung riset berstandar internasional, berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, serta memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.





Previous post
Fun Run, Senam, dan Bibit Kopi: Perayaan Dies Natalis Ke-67 dengan Semangat Kolaborasi
Next post
