Laboratorium Terpadu ULM Raih Akreditasi KAN, Perkuat Mutu Riset di Kalimantan Selatan
Banjarmasin, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mencatat prestasi membanggakan setelah Komite Akreditasi Nasional (KAN) resmi memberikan akreditasi kepada Laboratorium Terpadu ULM sebagai laboratorium penguji dengan nomor akreditasi LP-2160-IDN. Keputusan akreditasi ini berlaku sejak 29 Agustus 2025 dengan masa berlaku lima tahun, memberikan hak kepada Laboratorium Terpadu ULM untuk menggunakan Simbol Akreditasi KAN sesuai aturan yang berlaku.
Rektor Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan sejarah baru sekaligus bukti komitmen universitas dalam menjaga kualitas penelitian.
“Akreditasi Laboratorium Terpadu ULM merupakan prestasi membanggakan sekaligus torehan sejarah. Pengakuan ini mendorong dan menjamin kualitas riset tidak hanya di ULM, tetapi juga bagi perguruan tinggi lain di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.
Laboratorium Terpadu adalah unit penunjang akademis (UPA) yang dimiliki oleh Universitas Lambung Mangkurat dan diresmikan sejak tahun 2015. Keberhasilan ini semakin memperkuat peran ULM sebagai perguruan tinggi unggulan yang fokus pada riset strategis, termasuk bidang lingkungan, pertanian, kesehatan, dan pengelolaan sumber daya alam di kawasan lahan basah.
Dengan akreditasi tersebut, Laboratorium Terpadu ULM diharapkan dapat meningkatkan standar mutu pengujian, memperluas jejaring riset, dan mendukung inovasi berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional.
Laboratorium Terpadu ULM telah resmi didirikan sejak Agustus 2015 dengan gedung dan layanan yang telah terintegrasi sejak tahun 2023. Laboratorium Terpadu menyediakan beragam layanan dan fasilitas berteknologi tinggi untuk mendukung penelitian, pengujian, dan inovasi.
Layanan tersebut mencakup pengujian laboratorium, konsultasi ahli, serta akses ke peralatan modern, sementara fasilitas yang kami tawarkan dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan riset dan pengembangan dengan cakupan bidang analisis kimia, karakterisasi material, analisis biologi, ilmu pangan, analisis udara.

