Mobil Listrik Enggang Karya Mahasiswa ULM Dapat Apresiasi Kapolda
Banjarbaru – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Tim Wasaka Fakultas Teknik menciptakan mobil listrik ramah lingkungan bernama “Enggang,” yang sukses menarik perhatian Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Kapolda Kalsel berkesempatan mencoba langsung mobil ini di Mapolda Kalsel pada Senin (23/12/2024).
Dalam sesi uji coba, ia mengendarai Enggang mengelilingi kompleks perkantoran didampingi para mahasiswa pembuatnya.
“Kendaraan ini sangat nyaman dan setara dengan mobil golf impor. Karya luar biasa dari ULM,” ujar Irjen Rosyanto.
Mobil listrik Enggang dirancang dalam dua varian, yakni jenis offroad dengan kapasitas enam penumpang dan jenis golf yang dapat menampung delapan penumpang. Kendaraan ini digerakkan oleh motor listrik berbasis baterai (BEV), memiliki kecepatan maksimum 40 km/jam, dengan daya tahan baterai hingga tiga jam, serta waktu pengisian ulang empat hingga enam jam.
Wakil Dekan III Fakultas Teknik ULM, Prof Abdul Ghofur, menjelaskan bahwa Enggang dirancang tidak hanya untuk pameran tetapi juga sebagai solusi operasional yang ramah lingkungan.
“Kami membuka peluang kerja sama dengan instansi atau perusahaan yang berminat memproduksi kendaraan ini. Dalam satu bulan, kami mampu memproduksi hingga dua unit,” ungkap Prof Ghofur.
Tim pembuat Enggang terdiri dari dosen, teknisi, dan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin ULM, termasuk Akhmad Syarief sebagai dosen, dan lima mahasiswa yakni Ali Ahmad Abdul Gafar, Egryanto Stepanus, Hanifudin, Muhammad Amin, serta Muhammad Arsyat.
Kapolda Kalsel berharap inovasi ini dapat dimanfaatkan untuk operasional di berbagai sektor, termasuk perkantoran, hotel, resort, dan kawasan industri.
“Mobil ini sangat potensial untuk menjadi pilihan kendaraan ramah lingkungan yang mendukung operasional sehari-hari,” tambah Kapolda.
Dengan inovasi ini, ULM menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berkontribusi dalam pendidikan, tetapi juga dalam menciptakan solusi berkelanjutan untuk kebutuhan masyarakat. Mobil listrik Enggang diharapkan menjadi salah satu langkah ULM dalam mendukung pengembangan teknologi hijau di Indonesia.

