ULM dan SMK-PP Banjarbaru Kolaborasi Kenalkan Teknologi Regenerasi Tanaman
Banjarbaru – Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus memperkuat kualitas pembelajaran di bidang bioteknologi pertanian dengan menghadirkan pengalaman langsung bagi mahasiswa. Pada Rabu (17/9/2025), sebanyak 123 mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi bersama dosen melakukan kunjungan lapangan ke laboratorium kultur jaringan SMK-PP Negeri Banjarbaru, yang berlokasi di Lahan Praktik H. Idak, Kota Banjarbaru.
Kunjungan ini menjadi bagian dari mata kuliah Bioteknologi Pertanian yang bertujuan memberikan pemahaman praktis tentang teknik kultur jaringan. Mahasiswa diperkenalkan dengan proses dan prosedur kultur jaringan yang menjadi salah satu teknologi penting untuk mendukung regenerasi tanaman pertanian.
“Kami membawa mahasiswa ke SMK-PP Negeri Banjarbaru agar mereka mengenal lebih dulu teknik kultur jaringan, karena laboratorium kami belum sepenuhnya memadai untuk praktik ini. Setelah kunjungan, mahasiswa dapat melaksanakan praktikum sederhana di laboratorium kampus,” ujar Rila Rahma Apriani, dosen Fakultas Pertanian ULM.
Kedatangan rombongan ULM disambut oleh tim kultur jaringan SMK-PP Negeri Banjarbaru. Mahasiswa terlebih dahulu diarahkan untuk menjaga kebersihan dengan menggunakan hand sanitizer dan mengenakan baju laboratorium, sebelum menerima penjelasan dan diajak berkeliling melihat fasilitas kultur jaringan di sekolah tersebut.
Airin Nurmarita, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum sekaligus guru pengampu kultur jaringan SMK-PP Negeri Banjarbaru, memandu langsung pengenalan teknologi ini bersama guru lain dan tenaga laboratorium.
“Kami senang dapat berbagi pengetahuan dengan mahasiswa ULM. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk memperluas wawasan generasi muda tentang dunia pertanian modern,” tutur Airin.
Dukungan terhadap kegiatan semacam ini juga datang dari pemerintah pusat. Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya memperluas akses pendidikan vokasi agar generasi muda siap menjadi pelaku utama sektor pertanian yang inovatif dan berbasis teknologi.
“Kami mendukung penguatan pendidikan vokasi, baik di tingkat perguruan tinggi maupun menengah, karena sektor pertanian membutuhkan tenaga kerja kompeten untuk menghadapi tantangan global,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, menambahkan bahwa regenerasi petani muda harus ditopang oleh pendidikan berkualitas agar sektor pertanian nasional semakin maju dan berdaya saing.
Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Yudi Astoni, menyambut baik kunjungan ini dan menilai studi tiru dari perguruan tinggi seperti ULM menjadi wadah saling belajar untuk kemajuan dunia pertanian.
“Kami selalu terbuka bagi sekolah maupun kampus yang ingin belajar di sini. Dengan saling berbagi pengetahuan, kita dapat bersama-sama meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertanian demi memajukan pertanian Indonesia,” katanya.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen ULM untuk mempersiapkan mahasiswa tidak hanya dengan teori di kelas tetapi juga dengan pengalaman praktis di lapangan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pendidikan tinggi dan vokasi dalam pengembangan teknologi pertanian.

