Bio Energy Goes to Campus #16, Bahas Pengembangan Bioenergi di Indonesia untuk Transisi Energi
Banjarmasin – Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (FT ULM) terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Bio Energy Goes to Campus (BGTC) yang ke-16 pada hari Senin (30/10/2023), bertempat di General Building ULM Banjarmasin. Acara ini merupakan ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).
Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan BGTC dan terpilih FT ULM sebagai tuan rumah. Mengusung tema “Pengembangan Bioenergi di Indonesia untuk Transisi Energi”, acara ini dihadiri ratusan mahasiswa dari PTN dan PTS di kota Banjarmasin.
Acara BGTC Chapter 16 Banjarmasin ini menghadirikan beberapa narasumber di antaranya Ketua Laboratorium Motor Bahan Bakar dan Termofluida Prodi Teknik Mesin ULM Dr. Eng. Apip Amrullah, ST., M.Eng dengan materi “Peran Universitas Dalam Pengembangan Bioenergi di Indonesia”, Felicia Lim dari Sekretariat APROBI dengan materi “Potensi dan Implementasi Pengembangan Biodiesel di Indonesia”, Kepala Departemen Riset dan Observasi Abdul Hadi, ST., M.Sc dengan materi “Implementasi Program Compressed Biomethane Gas (CBG) di Indonesia”, dan Ketua Koperasi Produsen Energi Biomassa Indonesia Ir. Ichsan Maulana, ST., MM., IPM., ASEAN Eng. dengan materi “Potensi dan Implementasi Pengembangan Biomassa sebagai Energi di Indonesia”.
Prof. Ahmad dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu persoalan dalam membangun SDM Indonesia yakni keterbatasan energi. Maka dari itu perlu pendekatan inovatif untuk memenuhi energi nasional, energi kebutuhan mendasar dan strategis dalam mengelola manajemen bangsa kita. “Dengan adanya bio energy yang dikembangakan bekerja sama dengan pengusaha, investor dalamnegeri meurpakan momentum kebangkinan ekonomi indonesia, paling tidak subsidi nasional untuk memenuhi kebutuhan pembangunan, termasuk pembangunan sdm, infrastruktur pendidikan, beasiswa dan lainnya, maka akan mendorong masyarakat indonesia,” ucap Rektor.
Beliau menyampaikan bahwa pengembangan bio energi tidak mudah mengingat terdapat multi kepentingan yang beragam. Terlebih energi merupakan kebutuhan mendasar bagi rakyat. “Saya berkeyakinan apa yang telah digagas dan diperjuangan sebagai onovasi yang dilaksanakna oleh tim bio energi nasional akan memberikan manfaat sebesarnya,” tutur beliau. Sebagai perguruan tinggi negeri di kawasan Indonesia Timur, Rektor ULM menyampaikan bahwa ULM akan memberikan dukungan terhadap bioenergi nasional agar terus berkelanjutan dan perkembangannya terus meningkat.
Direktur Bioenergi, Ditjen EBTKE, Kementerian ESDM Ir. Edi Wibowo, MT., menyampaikan bahwa BGTC merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk mensosialisikan dan menyebarkan informasi terkait program, regulasi, dan implementasi pengembangan bio energi di Indonesia kepada para stakeholder terkait khususnya sivitas akademika.
Melalui kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah edukasi dalam pengembangan energi baru dan terbarukan, sehingga dapat meningkatkan dukungan terhadap pelaksanaan bio energi melalui penciptaan SDM dan pengembangan inovasi. Ir. Edi juga menyinggung tentang efek iklim global yang menyebabkan pergeseran musim, sehingga pemerintah perlu membuat kebijakan terkait program penguatan energi. “Transisis energi menjadi program nasional, dalam mendukung komitmen untuk pengembangan iklim yang manetapkan target rumah kaca pada tahun 2030 sebesar 31,9%. Perlu kerjasama kita semua untuk mencapai target, ada peta jalan untuk mencapai target,” tutup Ir. Edi.





Previous post
Dorong Studi Lanjut ke Luar Negeri, UPT Bahasa ULM Gelar Diskusi Budaya
Next post

