{"id":40347,"date":"2026-10-06T13:10:37","date_gmt":"2026-10-06T05:10:37","guid":{"rendered":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/?p=40347"},"modified":"2026-10-06T13:10:37","modified_gmt":"2026-10-06T05:10:37","slug":"bangun-organisasi-mahasiswa-tanpa-kekerasan-upa-bk-ulm-dorong-budaya-senioritas-jadi-solidaritas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/2026\/10\/06\/bangun-organisasi-mahasiswa-tanpa-kekerasan-upa-bk-ulm-dorong-budaya-senioritas-jadi-solidaritas\/","title":{"rendered":"Bangun Organisasi Mahasiswa Tanpa Kekerasan, UPA BK ULM Dorong Budaya Senioritas Jadi Solidaritas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Banjarmasin\u2014 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ULM menggelar pelatihan bertema \u201cDari Senioritas ke Solidaritas: Pelatihan Pencegahan Kekerasan dalam Organisasi Mahasiswa\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan berlangsung di SAC 4 General Building ULM, Selasa (6\/10\/2026), dengan menghadirkan dua pembicara, yakni Ir. Ahmad Syafii, S.T., M.T., IPP\u00a0dan Prof. Dr. Ali Rachman, S.Pd., M.Pd.\u00a0Pelatihan ini diikuti mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan organisasi kemahasiswaan yang\u00a0humanis,\u00a0aman, sehat, dan berorientasi pada solidaritas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala UPA BK ULM, Dr. Ririanti Rachmayani Jamain, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa UPA BK memiliki peran dalam memberikan layanan bimbingan, konseling, dan mediasi bagi sivitas akademika. Selain layanan tersebut, UPA BK juga berperan memberikan edukasi dan pelatihan yang mendukung perkembangan mahasiswa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUPA BK memberikan layanan pendampingan konseling dan mediasi kepada sivitas akademika, termasuk melalui kegiatan pelatihan. Sasaran pada kegiatan kali ini adalah mahasiswa,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, organisasi mahasiswa seharusnya menjadi ruang untuk belajar, berkembang, membangun kepemimpinan, sekaligus memperkuat hubungan antarmahasiswa. Karena itu, nilai solidaritas perlu menjadi dasar dalam menjalankan setiap aktivitas organisasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelatihan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya membangun budaya organisasi yang humanis, mengedepankan komunikasi, saling menghargai, dan penyelesaian masalah tanpa kekerasan. Tradisi senioritas yang berpotensi mengarah pada perpeloncoan maupun tindakan kekerasan perlu diarahkan menjadi pola pembinaan yang lebih positif dan konstruktif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui kolaborasi UPA BK dan BEM ULM, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran mahasiswa bahwa kepemimpinan dan kaderisasi dalam organisasi tidak harus dibangun melalui tekanan ataupun kekerasan, melainkan melalui keteladanan, pendampingan, komunikasi, dan solidaritas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua UPA BK ULM juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan organisasi kemahasiswaan yang dan aman bagi seluruh mahasiswa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSemoga tidak ada perpeloncoan dan kekerasan di ULM, khususnya dalam kepengurusan organisasi\u00a0mahasiswa,\u201d harapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, organisasi mahasiswa di lingkungan ULM diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengembangan kepemimpinan dan kreativitas, tetapi juga menjadi ruang yang mampu menumbuhkan rasa saling menghargai, kepedulian, serta solidaritas antarmahasiswa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjarmasin\u2014 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ULM menggelar pelatihan bertema \u201cDari Senioritas ke Solidaritas: Pelatihan Pencegahan Kekerasan dalam Organisasi Mahasiswa\u201d. Kegiatan berlangsung di SAC 4 General &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":40348,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[66],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40347"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40347"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40347\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40350,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40347\/revisions\/40350"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40348"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40347"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40347"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40347"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}